Palestina Sebut Tak Ada Sentimen Negara Dibalik Piala Dunia U20, Habib Kribo : Semoga dengan Bola Bisa Hidup Rukun

oleh -179 Dilihat

Jakarta – Timnas U 20 Israel lolos ke babak final Piala Dunia U 20 yang akan digelar di Indonesia.

Keikutsertaan Timnas U 20 Israel dalam Piala Dunia U 20 di Indonesia mendapat penolakan dari sejumlah elemen masyarakat maupun institusi.

Duta Besar Palestina Zuhair Al Shun buka suara terkait timnas Israel U-20 yang akan bermain di Indonesia. Al Shun menyadari ajang olahraga kali ini memiliki aturan sendiri di bawah naungan FIFA.

“Kita tahu bahwa masing-masing federasi olahraga ini memiliki aturan sendiri termasuk FIFA. Dalam kaitan ini Indonesia telah berhasil memenangkan bidding sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20,” kata Al Shun saat konferensi pers di Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Rabu (15/3).

Ia lalu mengatakan partisipasi masing-masing negara yang ikut dalam kompetisi U-20 tidak ada kaitannya dengan sentimen suatu negara.

“Dan tentu saja partisipasi masing-masing negara yang ikut dalam event ini, tentu tidak ada kaitannya dengan suka atau tidak suka dengan negara peserta tersebut,” lanjut Al Shun.

Sementara itu, Pegiat media sosial Habib Kribo juga angkat bicara perihal polemik tersebut. Habib Kribo menegaskan tidak mendukung penjajahan, dan ia juga tidak mendukung Amerika dalam hal ini. Sebab, Pemerintahan Amerika dualisme yang menghancurkan semua negara-negara Arab.

“Amerika menciptakan politik busuk, mengadu domba. Saya menolak, whitehouse. Tapi saya tidak boleh membenci orang Amerika, banyak orang Amerika mayoritas baik lah, begitu juga ada di Israel ada konflik sekarang tentang pendudukan Palestina, itu biarlah antar negara. Tapi kita juga tidak boleh membenci orang Yahudi, banyak orang Yahudi yang baik,” kata Habib Kribo saat podcast Koma.id, hari ini.

“Jangan karena politik, zionisnya lalu membenci orangnya itu ga boleh. Apapun Yahudi itu juga ciptaan Tuhan mustahil Tuhan mencipta suatu bangsa yang tidak ada manfaatnya itu mustahil. Semua ciptaan tuhan itu baik,” sebutnya lagi.

Dia berharap dengan Piala Dunia U 20 di Indonesia bisa menghentikan permusuhan dan kembali hidup rukun.

“Kita kan duduk hidup bermasyarakat apa terus mau bermusuhan? Insya Allah nanti dengan caranya bola ada di Indonesia, siapa tahu bisa jadi baik dengan persaudaraan bukan dengan permusuhan,” tambahnya.

“Andaikan besok kalau ada pemain Indonesia main di Israel, anda sedih ga kalau dilarang? kan ga mau. Pasti kita juga alasan, ini kok boleh kok dicampur campur politik? Biarin lah kita tetap bersaudara semua bangsa tidak ada lagi sekat sekat agama atau suku,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.