Dialog Kebangsaan di UNESA Angkat Isu Budaya, Perlindungan Mahasiswa, dan Jati Diri Bangsa

oleh -6 Dilihat

SURABAYA — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Diskusi Panel bertema “Sejarah dan Budaya sebagai Rute Peradaban dan Energi Potensial Bangsa” di Auditorium Gedung Rektorat UNESA, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri perwakilan dari 46 perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut menyoroti isu kekerasan seksual, budaya kampus, hingga penguatan karakter kebangsaan mahasiswa.

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi mengatakan kampus perlu memiliki sistem perlindungan mahasiswa yang berjalan efektif.

“Kampus tidak cukup hanya menyampaikan bahwa situasi aman, tetapi juga harus memastikan adanya pencegahan, mekanisme pelaporan, perlindungan korban, dan penanganan kasus yang tegas,” ujarnya.

Sementara itu, Mendikti Saintek Brian Yuliarto menegaskan pentingnya suasana kampus yang harmonis dan kolaboratif.

“Perguruan tinggi juga diharapkan mendukung program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis, serta menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” kata Brian.

Selain diskusi panel, UNESA juga menggelar Dialog Kebangsaan “Ekspresi Kita” yang diikuti sekitar 3.000 mahasiswa dengan menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Once Mekel dan Bimbim.

Rektor UNESA Nurhasan mengatakan generasi muda perlu memahami jati diri sekaligus menjaga kebanggaan terhadap budaya Indonesia di tengah arus globalisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.